SOP Custom Melalui Support

PT Sun Artha Putra Mandiri
Standard Operating Procedure – Custom Melalui Support

Nomor SOP: 0011/SAPM/SOP-FN/IX/2021

> TUJUAN
      Merupakan acuan alur pelaksanaan custom melalui ticket support yang harus diketahui.
> SCOPE
      Tahapan-tahapan penanganan ticket yang memerlukan custom Acumatica Cloud ERP mulai dari persiapan hingga 
    selesai Training.
> DEFINISI
        1.  Kustomisasi merupakan upaya untuk menyesuaikan produk dengan keinginan konsumen.
        2.  Acumatica Custom Request (ACR) merupakan dokumen berisi detail customisasi yang akan dilakukan.
> PROSEDUR BAKU
        1.  CLIENT MENGIRIMKAN FORM PERMINTAAN CUSTOM
                Pada tahap ini Client mengisi Form Permintaan Custom terkait dengan custom yang ingin dibuat. 
              Adapun prosedur pengisian Form Permintaan Custom adalah sebagai berikut:
                  1.1.  Tanggal dan Judul
                            Judul pada dokumen adalah "Form Permintaan Custom" dengan style bold dan underline 
                          dengan size 16. Peletakan tanggal tepat di bawah judul.
                  1.2.  Rincian Custom
                            Pada bagian berisi tentang rincian custom yang akan dibuat meliputi:
                              1.2.1.  Customer
                                          Berisi nama Customer yang mengajukan custom.
                              1.2.2.  Request By
                                          Field ini berisi melalui media apa custom diajukan. Terdapat 3 
                                        pilihan yang disediakan yaitu:
                                            -  By E-mail
                                                   Field ini dipilih jika custom diajukan melalui e-mail dan 
                                                 Customer harus melampirkan Subject Email yang digunakan untuk 
                                                 mengajukan custom.
                                            -  By Ticket Support
                                                   Field ini dipilih jika custom diajukan melalui ticket 
                                                 support dan Customer harus melampirkan nomor ticket yang 
                                                 digunakan untuk mengajukan custom.
                                            -  By Other
                                                   Field ini dipilih jika custom tidak diajukan melalui e-mail 
                                                 dan ticket support. Customer harus mengisi dari mana custom 
                                                 diajukan.
                              1.2.3.  Requester
                                          Field ini berisi nama perwakilan Customer yang mengajukan custom.
                              1.2.4.  Created By
                                          Field ini berisi nama tim Functional yang bertanggung jawab dalam 
                                        pembuatan form dan ACR.
                  1.3.  Tampilan Sebelum Custom
                            Bagian ini berisi kondisi sebelum custom dilakukan secara rinci serta 
                          penjelasannya.
                  1.4.  Tampilan Setelah Custom
                            Bagian ini berisi kondisi gambaran setelah custom dan bagaimana custom akan 
                          dilakukan.
        2.  SUPPORT MENERIMA CASE DARI CLIENT
                Tim Support menerima case yang dikirimkan dari client terkait pertanyaan seputar operasional 
              Acumatica.
        3.  ANALISA KEBUTUHAN CUSTOM
                Setelah case diterima, tim Support bersama dengan tim Functional akan menganalisa case apakah 
              case dibutuhkan custom atau tidak. Jika membutuhkan custom maka tim Functional akan 
              mendiskusikan case tersebut bersama tim Technical. Jika tidak membutuhkan custom maka tim 
              Support dapat langsung mengirimkan jawaban ke Client dengan waktu yang sudah ditentukan.
        4.  DISKUSI KEBUTUHAN CUSTOM
                Tim Functional bersama tim Technical melakukan diskusi terkait custom apakah custom bisa 
              dilakukan. Jika bisa dilakukan maka akan didiskusikan juga terkait dengan flow dan detail dari 
              customnya. Tim Functional dan Technical kemudian mengisi Berita Acara Persetujuan Custom yang 
              menandakan bahwa custom dapat/tidak dapat dilakukan serta rincian custom lainnya.
        5.  MENGINFORMASIKAN CUSTOM KE CLIENT
                Setelah custom didiskusikan oleh tim Functional dan tim Technical, informasi custom akan 
              dikirimkan oleh tim Support ke Client. Apabila custom disetujui oleh Client maka tim Commercial 
              akan membuat quotation/penawaran. Namun jika custom tidak disetujui maka proses akan berakhir.
        6.  MEMBUAT QUOTATION
                Tim Commercial akan membuat dan mengirimkan quotation/penawaran ke Client. Dokumen Berita 
              Acara Persetujuan Custom akan dilampirkan di quotation sebagai informasi durasi. Jika quotation 
              disetujui oleh Client maka tim Functional dapat langsung membuat ACR terkait custom. Jika tidak 
              disetujui maka proses akan selesai.
        7.  PEMBUATAN ACR
                Setelah quotation disetujui, tim Functional akan membuatkan ACR terkait custom yang sudah 
              disetujui Client. Proses pembuatan ACR dijelaskan di SOP ACR No 0005/SAPM/SOP-FN/IX/2021.
        8.  PROSES DEVELOPMENT CUSTOM
                Custom akan di-develop oleh tim Technical setelah ACR dibuat. Proses development dijelaskan di 
              SOP Development nomor No. 0004/SAPM/SOP-TC/IX/2021.
        9.  PROSES QUALITY CONTROL (QC)
                Quality Control dilakukan setelah custom selesai di-develop. Jika tidak ditemukan bugs saat QC 
              maka akan dilanjutkan proses UAT yang dilakukan oleh tim Functional dan Client. Namun jika 
              ditemukan bugs maka akan diserahkan kembali ke tim Technical untuk di-develop ulang untuk 
              memperbaiki bugs. Proses QC dijelaskan di SOP QC nomor 0006/SAPM/SOP-FN/IX/2021.
        10. PROSES USER ACCEPTANCE TEST (UAT)
                Setelah bugs tidak ditemukan ketika QC, selanjutnya dilakukan Proses UAT yang dilakukan oleh 
              Tim Functional dan Client. Proses selesai ketika Client sudah menyetujui hasil UAT. Namun jika 
              Client masih belum menyetujui hasil UAT maka akan diserahkan kembali ke tim Technical untuk di-
              develop ulang sesuai dengan permintaan Customer. Proses UAT dijelaskan di SOP UAT 
              No. 0006/SAPM/SOP-FN/IX/2021.
> FLOWCHART
Was this page helpful?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *