Contoh case:
Ketika client mengajukan report case kepada team support, team support akan melakukan follow up kepada masing-masing PIC Project terkait. Apabila case yang dihadapi terindikasi sebagai error/bug, perlu dilakukan eskalasi kepada Acumatica melalui Portal Acumatica. Untuk melakukan eskalasi, team support perlu menanyakan beberapa hal mengenai case yang dihadapi oleh client.
- URL Acumatica
Client diminta untuk melakukan copy paste URL yang digunakan saat terjadi error/bug tersebut. Salin URL pada tab URL dibagian atas dari halaman yang diakses

2. Versi Acumatica dan build yang digunakan Akses versi acumatica dengan cara:
- Klik Tools pada pojok kanan atas.

- Pilih About

- Sistem akan membuka pop-up window dengan judul About Acumatica

Pada pop-up window tersebut akan ditampilkan versi dari sistem Acumatica yang digunakan (Acumatica 2023 R1 pada contoh), dan build sistem yang digunakan (Build 23.112.0032 pada contoh).
3. Pastikan apakah ada custom project
Akses custom project pada screen Customization Projects
- Search Customization Projects pada search box.

- Buka screen Customization Projects dan pastikan apakah ada custom project yang sedang aktif pada tenant tersebut.

4. Snapshot tenant yang digunakan (jika diperlukan)
Capture dan kirimkan snapshot yang digunakan pada screen Tenant dengan langkah sebagai berikut.
- Search screen tenant pada search box

- Masuk ke screen Tenants

Jika diperlukan, client dapat melakukan export snapshot yang digunakan pada screen Tenants untuk keperluan lebih lanjut.
- Export ke bentuk file xml (jika diperlukan) dengan mengklik button Prepare For Export, dan pilih XML Format.

5. Flow scenario apa yang sedang dilakukan
- Client menjelaskan kendala yang dihadapi.
Contoh; saat melakukan pembuatan Journal Transactions pada screen acumatica, client menemukan error sebagai berikut.
Flow membuat jurnal transaksi:
- Membuka screen Journal Transactions
- Add new record
- Input transaction date, branch, dan period.

Terdapat error pada post period box.
