PT Sun Artha Putra Mandiri
Standard Operating Procedure – QC-UAT BAST
Nomor SOP: 0006/SAPM/SOP-FN/IX/2021
> TUJUAN
Merupakan acuan alur Quality Control (QC) atas kustomisasi serta User Acceptance Test (UAT) sampai
dengan Berita Acara Serah Terima (BAST) yang perlu diketahui. Quality Control & User Acceptance Test dan
Berita Acara Serah Terima bertujuan untuk mengecek dan menguji hasil pengerjaan tim Developer/Technical
telah sesuai dengan dokumen ACR yang telah disepakati untuk kemudian hasil pengerjaan tersebut diserahkan
secara resmi kepada Client.
> SCOPE
1. Tahapan-tahapan quality control kustomisasi Acumatica.
2. Tahapan-tahapan UAT BAST kustomisasi Acumatica.
> DEFINISI
1. Quality control (QC) merupakan aktivitas memeriksa dan uji coba hasil kustomisasi yang telah
dilakukan oleh tim Developer/Technical guna memastikan kustomisasi telah sesuai dengan dokumentasi
ACR yang telah disetujui bersama dengan Client.
2. User Acceptance Test (UAT) merupakan pengujian yang dilakukan bersama dengan Client untuk
memastikan permintaan customer yang sudah didokumentasikan dalam ACR sudah sesuai.
3. Berita Acara Serah Terima (BAST) merupakan sebuah dokumen yang dibuat sebagai bukti legal bahwa
PT. Sun Artha Putra Mandiri sudah menyerahkan hasil pekerjaan atas kustomiasi dan Client sudah
menerima sepenuhnya pekerjaan tersebut.
4. Functional merupakan orang yang bertanggung jawab atas sistem dari yang ditawarkan kepada Client
berserta proses bisnis yang dimiliki Client tersebut untuk diterapkan pada sistem.
5. Developer/Technical merupakan orang yang bertanggung jawab atas kustomisasi dari sistem.
> PROSEDUR BAKU
1. CUSTOMIZATION
Tahap ini bisa dijalankan secara paralel setelah Installation Acumatica. Kustomisasi dilakukan
oleh tim Developer/Technical berdasarkan dokumen ACR yang telah dibuat sebelumnya (termasuk
spefisikasi kustomisasi dan durasi pengerjaan). Pada tahap ini tim Functional menyiapkan
dokumen-dokumen yang diperlukan sebagai pelengkap kustomisasi yaitu dokumen QC dan dokumen UAT.
Setelah kustomisasi selesai, tim Developer akan memberikan hasil kustomisasi untuk dilakukan
test ke tim Functional.
2. QUALITY CONTROL (QC)
Tahap ini dilakukan untuk menguji apakah kustomisasi yang telah dibuat sudah berjalan baik dan
sesuai dengan permintaan Client yang sudah didokumentasikan dalam ACR. Aktivitas QC dilakukan
berdasarkan dokumen QC yang telah dibuat selama pembuatan kustomisasi. Komponen dari dokumen QC
antara lain:
2.1. Actions/Description
Menjelaskan komponen kustomisasi dan action yang diharapkan dari komponen
kustomisasi.
2.2. Remarks
Menjelaskan penanda/catatan saat dilakukan QC.
2.3. Validasi
Menjelaskan validasi yang terdapat pada komponen kustomisasi.
2.4. Before & After
Menjelaskan keadaan sebelum dan sesudah komponen dilakukan tes.
2.5. Status Pass/Fail
Memberikan keterangan pass jika komponen kustomisasi berjalan sesuai skenario saat
QC dan fail jika komponen kustomisasi tidak berjalan sesuai skenario saat QC untuk
kemudian direvisi.

Setelah QC dilakukan, tim Functional harus melengkapi dokumen QC yang telah dibuat sesuai
dengan hasil QC. Apabila hasil kustomisasi lolos proses QC maka tim Functional akan menjadwalkan
UAT tetapi jika tidak lolos proses QC maka hasil kustomisasi harus kembali ke tim
Developer/Technical untuk direvisi berdasarkan remarks/catatan yang terdapat pada dokumen QC.
3. USER ACCEPTANCE TEST (UAT)
Pada tahap ini dilakukan pertemuan untuk testing hasil kustomisasi yang telah lolos QC kepada
User berdasarkan jadwal yang telah disepakati. Tim Functional memastikan ke User bahwa hasil
kustomisasi yang dilakukan sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan skenario/dokumen ACR
yang dibuat. Tim Functional juga melakukan testing hasil kustomisasi jika diperlakukan diluar
skenario (alternate scenario). Adapun komponen dari dokumen UAT kepada User adalah sebagai
berikut:
3.1. Actions/Description
Menjelaskan komponen kustomisasi dan action yang diharapkan dari komponen
kustomisasi.
3.2. Remarks
Menjelaskan penanda/catatan saat dilakukan QC.
3.3. Validasi
Menjelaskan validasi yang terdapat pada komponen kustomisasi.
3.4. Before & After
Menjelaskan keadaan sebelum dan sesudah komponen dilakukan UAT.
3.5. Status Pass/Fail
Memberikan keterangan pass jika komponen kustomisasi berjalan sesuai skenario saat
UAT dan fail jika komponen kustomisasi tidak berjalan sesuai skenario saat UAT untuk
kemudian direvisi.

Setelah UAT dilakukan, tim Functional harus melengkapi dokumen UAT yang telah dibuat sesuai
dengan hasil UAT. Apabila kustomisasi (ataupun komponen kustomisasi) tidak disetujui oleh User
maka tim Internal akan memperbaiki ketidaksesuaian atas kustomisasi tersebut dengan persetujuan
tim Internal maupun User. Hasil kustomisasi akan dikembalikan ke tim Developer/Technical dan
direvisi sesuai dengan remarks pada dokumen UAT.
Apabila saat UAT diketahui terdapat permintaan dari Client terkait flow atau case baru di luar
ACR yang telah disetujui, tim Functional perlu untuk melakukan proses pembuatan ACR baru yang
secara lengkap dijelaskan pada SOP Nomor 0005/SAPM/SOP-FN/IX/2021 tentang ACR – Client Approved.
4. UAT BAST
Setelah dilakukan UAT, tim Functional wajib melakukan UAT BAST kepada User dengan mengirimkan
dokumen UAT (dapat melalui Docusign) untuk ditandatangani oleh tim Functional dan User agar
tidak ada konflik saat go-live. Proses UAT BAST harus dilakukan di saat itu juga (di hari yang
sama) sebelum sesi UAT berakhir.
> FLOWCHART

